Jumat, 27 Juli 2012

Berbisnis Sekaligus Beribadah (puasa hari ke 8)

Pusat Pelatiihan Bisnis/Action Coach 28-07-2012

Hari Kedelapan.
Di hari yang kedelapan akan kita bahas budaya “excellence”dalam perspektif ibadah. Excellence/istimewah/ sempurna atau sebaik-baiknya adalah sesuatu hal yang memang dianjurkan termasuk di dalam agama. Nah.. bagaimana kalau dikaitkan dengan perdagangan. Sama saja. Dalam hal perdagangan atau perniagaan, islam juga menganjurkan supaya kita menjual barang/jasa dengan kualitas yang istimewa/sempurna. Seperti yang disebut dalam  surah Al-Israa' Ayat : 35 yang artinya    ‘Dan sempurnakanlah takaran apabila kamu menakar, dan timbanglah dengan neraca yang benar. Itulah yang lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya”.
Sudah sangat jelas, bahwa dalam memperdagangkan barang/jasa kita diminta untuk memberikan produk dengan sempurna “Sempurnakanlah takaran apabila kamu menakar”.  Sebagai satu contoh, kalau kita menjual beras dengan takaran, maka kita harus menakarnya dengan sempurna, tidak boleh kurang. Kita juga tidak boleh curang. Demikian juga kalau kita menimbang, kita juga tidak boleh mengurangi timbangan. Kalau kita lanjutkan ayat di atas bunyinya “itulah yang lebih utama dan lebih baik akibatnya”. Semua yang diperintahkan Allah adalah demi kebaikan kita. Jadi kalau kita sudah menakar dan menimbang dengan baik, maka kita juga akan mendapatkan hal yang baik, dan kalau kita melanggar, maka akibat yang tidak baik pasti akan menimpa kita juga. Mari kita cermati dan kita logikan ayat di atas.
Secara bebas kita bisa mengartikan ayat di atas, bahwa kalau kita menimbang dan menakar produk kita dengan sempurna, maka kita akan mendapatkan akibat yang baik. Akibat baiknya adalah, pembeli akan puas dengan barang dagangan kita, kalau mereka puas maka konsumen akan menjadikan kita sebagai tempat langganan.
Tapi sebaliknya juga, kalau kita tidak melakukan penimbangan dan penakaran dengan benar (beragam kecurangan), maka akibat buruknya juga akan ke kita sendiri. Mungkin anda akan bertanya, kalau curang khan kita bisa dapat untung lebih besar?. Benar sekali, untung lebih besar. Tapi hanya sesaat. Tidak akan lama. Kenapa?.. karena kecurangan kita akan segera diketahui. Apapun bentuk kecurangan, ketidaksempurnaan menimbang dan menakar, akan segera ketahuan. Kalau sudah ketahuan, maka konsumen enggan kembali lagi. Nah... saat itulah ketidakberuntungan mulai menjangkiti kita.
Jadi apapun bentuk usaha kita, apakah barang ataupun jasa, tetap harus kita sampaikan dengan kondisi yang benar-benar sesempurna mungkin yang kita bisa. 

Untuk anda yang ingin bertanya tentang bisnis, silahkan email ke Actionagung@gmail.com
( Business Relation Action Coach Agung Kurniawan)


0 komentar:

Posting Komentar