Pusat Pelatihan Bisnis/Action Coach 22-07-2012

kalau anda tidak percaya, hasil dialog saya dengan beberapa pemilik usaha ini, bisa anda jadikan perenungan bagi anda yang juga sedang punya masalah yang sama.
Kemarin siang, saya sempat bicara dengan beberapa pemilik usaha. Bapak Suswadi (nama saya samarkan) pemilik usaha outsourching menyatakan kepada saya, bahwa sebenarnya perusahaanya masih bisa dan mampu untuk menjual lebih banyak lagi jasa. Karena peluang masih sangat terbuka, dan perusahaan-perusahaan masih banyak yang ingin menggunakan jasa perusahaan bapak Suswadi. Tapi bapak suswadi belum berani menerima tawaran itu. Alasanya, karena selama ini SDM yang dimilikinya belum benar-benar bekerja secara Maximal. Bagaimana bisa menerima tawaran dari konsumen baru, kalau hasil kerja dari tenaga outsourchingnya masih berkualitas 60% saja dari yang diharapkan????? Tapi pak Suswadi nampaknya masih belum tahu bagaimana cara menyelesaikan.
Beberapa jam kemudian setelah saya dialog dengan pak Suswadi, saya sempatkan berdialog dengan Coach Humprey Rusli yang bermarkas di Action Coach Surabaya di PTC. Coach Humphrey mengatakan, saat ini masalah SDM memang mencuat kembali dalam intensitas yang sangat serius. Karena permasalahan SDM bukan lagi masalah penggajian atau pengupahan. Tapi terkait dengan atitude, kualitas kerja dll yang lebih ke humanitas. Nah... khabar buruknya, ternyata para pemilik bisnis banyak yang tidak tahu bagaimana cara menyelesaikan masalah ini. Karena itu, hadirnya para Coaches (action coach) di perusahaan-perusahaan sebagai pedamping bisnis adalah untuk memandu, menunjukan jalan keluar permasalahan-permasalahan yang dihadapi para pemilik bisnis, termasuk permasalahan SDM.
Coach Humphrey yang termasuk dalam 8 besar coaches internasional ini juga menyatakan, Pak Suswadi bukan satu-satunya pemilik bisnis yang terkena masalah SDM. Karena dalam beberapa bulan terakhir ini Coach Humphrey juga menangani perusahaan-perusahaan yang bermasalah dengan SDM, baik yang ada di Sidoarjo maupun di Surabaya. Dan syukurlah satu per satu mereka mulai bernafaas lega bisa terlepas dari masalah SDM ini.
0 komentar:
Posting Komentar