PH Surabaya - Selama
ini banyak yang berpendapat, seseorang bisa menjadi Public Speaker kalau punya
bakat. Sedangkan yang ndak punya bakat, tidak akan bisa menjadi Public
Speaking. Pendapat ini sebenarnya tidak benar. Karena untuk menjadi Public
Speaker, siapa saja bisa mempelajari ilmu Public Speaking. Dengan belajar yang
tekun, maka seseorang akan bisa menjadi Public Speaker yang handal. Secara
mendasar, kalau kita ingin menjadi Public Speaker yang bagus, di awal belajar
kita bisa menerapkan 3 langkah :
Pertama, mendata dan
mengetahui dimana kita akan berbicara. Kita harus tahu tentang 5 W dan 1 H. 5 W
dan 1 H itu antara lain; (Who) siapa yang akan mendengarkan kita. (where)
dimana kita akan berbicara, (When) kapan kita bicara, (What) Apa yang akan kita
bicarakan atau dalam rangka apa kita berbicara. (Why) Mengapa kita harus berbicara.
Dan yang terakhir (How) Bagaimana kita akan berbicara.
Kedua, melatih diri sendiri. Sesudah menemukan data-data tadi, mkaa langkah berikutnya adalah melatih berbicara. Jadi harus latihan, seolah-olah kita sudah benar-benar dihadapan Public.
Ketiga, santai. Pada Saat kita bebricara, sebisa mungkin kita tetap santai.
Sebagai satu contoh.
Pertama 5 W dan 1 H
Who pada siapa kita akan bicara (Pada anggota keluarga dekat sejumlah 4 orang saja atau belasan orang)
Where dimana kita berbicara (Di rumah kita)
When kapan kita bicara (Pada saat jamuan makan malam keluarga)
What apa yang kita bicarakan (menyambut arisan keluarga atau hanya sambutan sekedar makan malam untuk keakraban)
Why mengapa kita bicara (tentu saja karena kita mau melatih kemampuan Public Speaking)
How bagaimana kita bicara (Secara formal atau non formal)
Kedua adalah Latihan. Sebelum hari H, maka kita harus berlatih berbicara persis seperti yang akan kita sampaikan pada hari H.
Ketiga adalah Relaks. Apapun kondisinya, apakah formal atau non formal, tetaplah santai.
0 komentar:
Posting Komentar