Sejak awal Islam hadir, sangatlah memperhatikan pendidikan. Sehingga isalm hadir di Mekah memang satu diataranya untuk memperbaiki akhlak masyarakat yang dilanda kebodohan. Sehingga, sampai saat inipun di kitab suci Al quran juga terekam ayat-ayat yang menyerukan tentang pentingnya pendidikan. Sebagai satu contoh.
surah / surat : Huud Ayat : 120 yang artinya..
" Dan semua kisah dari rasul-rasul Kami
ceritakan kepadamu, ialah kisah-kisah yang dengannya Kami teguhkan hatimu; dan
dalam surat ini telah datang kepadamu kebenaran serta pengajaran dan peringatan
bagi orang-orang yang beriman".
Ini adalah satu diantara contoh bagaimana islam sangat memperhatikan pendidikan umatnya. Ayat di atas terkait dengan umat isalam diminta mempelajari peristiwa-peristiwa rasul-rasul yang terdahulu sebagai cerminan kita mengambil sikap terhadap masalah yang sedang kita hadapi saat ini. Kalau kita membaca Al Quran dan membaca terjemahannya, maka akan sangat banyak sekali kisah-kisah para rasul yang tertulis di sana. Karena itu, umat islam khususnya non Arab, diharapkan membaca Al Quran dan mengerti artinya juga. Ini sebagai wahana pendidikan.
Kita dituntut untuk belajar dari banyak aspek. Kalau di atas saya sebutkan belajar dari kisah para rasul. Nah... kali ini kita akan melihat cara belajar yang lain.
Kita kutib surat An Nahl ayat 65 yang artinya
"Dan Allah menurunkan dari langit air (hujan) dan
dengan air itu dihidupkan-Nya bumi sesudah matinya. Sesungguhnya pada yang
demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Tuhan) bagi
orang-orang yang mendengarkan (pelajaran)".
Sama-sama meminta kita untuk belajar. Kalau yang di atas adalah cara belajar dari kisah para Rasul. Tapi yang kali ini, kita diharap belajar dari lingkungan sekitar kita. Ayat di atas meminta kita mempelajari siklus air hujan dan tumbuhnya tanam-tanaman. Dengan mempelajari cara yang semacam ini, maka manusia akan mendapatkan minimal 2 pelajaran.
- Dengan semakin tahu kondisi lingkungan, maka kita juga akan semakin mendekati sang pencipta
- Dengan mempelajari lingkungan sekitar kita maka, kita juga akan mendapatkan ilmu alam. Dan ini juga akan berguna untuk kemajuan hidup di dunia.
Berikut ini Surat an Nahl ayat 67 - 69 semuanya berisi tentang kejadian/peristiwa sekitar kita yang harus menjadi pelajaran buat kita.
- An Nahl 67 artinya
"Dan dari buah korma dan anggur, kamu buat minimuman yang memabukkan dan rezki yang baik. Sesunggguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Allah) bagi orang yang memikirkan".
- An Nahl 68 artinya
"Dan Tuhanmu mewahyukan kepada lebah: "Buatlah sarang-sarang di bukit-bukit, di pohon-pohon kayu, dan di tempat-tempat yang dibikin manusia",
- An Nahl 69 artinya "Kemudian makanlah dari tiap-tiap (macam) buah-buahan dan tempuhlah jalan Tuhanmu yang telah dimudahkan (bagimu). Dari perut lebah itu ke luar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang memikirkan.
Dari ayat, ayat di atas juga menunjukan begitu pentingya kita memikirkan/mempelajari secara mendalam tentang hal-hal yang ada di sekitar kita.
Demikian juga kalau kita ingin berbisnis secara islami, maka kita harus banyak-banyak belajar bagaimana cara berbisnis yang islami yaitu belajar dari bagaimana cara Rasul berdagang".
Anda ingin bertanya tentang bisnis anda, silahkan kirim melalui email di actionagung@gmail.com
(Business Relation Action Coach Agung Kurniawan, tutorq.blogspot.com)
0 komentar:
Posting Komentar