Jumat, 03 Agustus 2012

Gathering "Women in Business"

Pusat Pelatihan Bisnis/Action Coach 03-08-2012 
Surabaya - Dalam Gathering Women in business hari yang diadakan Action Coach, banyak peserta yang menanyakan apakah sebenarnya yang dimaksud dengan S.E.X.Y Women yang menjadi topik Gathering Women in Business hari ini. Beberapa peserta yang hadir bahkan merasa tidak sexy untuk ikut gethering kali ini.
Seperti yang disampaikan Coach Humphrey Rusli (business Coach) dari action coach, bahwa yang dimaksud dengan S.E.X.Y women ini bukanlah sexy dalam arti body. Tapi ini adalah akronim yang harus dimiliki oleh seorang women business kalau ingin bisnisnya berjalan sukses.
S= Smart. Artinya seorang women in business haruslah bisa menjadi pebisnis yang smart dalam melihat peluang, smart dalam penampilan, smart dalam menjalin relasi.
E=Eloquent. Artinya bahwa seorang women in business haruslah pandai mempresentasikan, mengkomunikasikan materi presentasi dengan smart, cerdas, bisa membuat deal-deal business dangan gaya komunikasi yang smart.
X=Xtremely
Y=Yielding
Dua kata terakhir ini adalah satu gabungan \"extremely yielding\" yang berarti sangat mengahasilkan. Sebagai seorang women in business tentulah bisa membawa businessnya ke suatu hasil yang sangat maximal.
Jadi itulah yang dimaksud dengan topik SEXY Women. Kalau seorang women in Business bisa memiliki S.E.X.Y ini maka ini akan menjadi hal yang sangat elegan. Sebenarnya semua wanita bisa memiliki S.E.X.Y ini, tapi pada kenyataannya tidaklah demikian. Kenapa sebagian wanita tidak bisa?... karena sebagian women in business masih terkungkung dalam mental blok. Mental blok yang dimaksud adalah seorang women in business merasa tidak sederajad dengan consumen.�
Sebagai satu contoh, ada seorang women in business yang bergerak di bidang bakery. Produknya sangat premium bisa di bilang hampir sama dengan yang ada di hotel. Tapi oleh si pemilik (women) dijual dengan harga yang murah. Pada mestinya bisa dijual dengan harga yang sangat mahal. Tapi pada waktu diminta menaikan harga, ternyata pemilik bisnis tidak mau. Alasanya, tidak usah dinaikan, harga segini saja sudah dapat laba dan sangat bersyukur kepada sang khalik. Dan juga pembeli sudah sangat baik dengan berbondong-bondong membelli produk kita. Masak kemudian kita naikan harganya??????
Inilah yang dimaksud dengan Mental Blok tadi. Mendapat rezeki dan bersyukur adalah ya... benar. Tapi menaikan harga karena kualitas produk kita memang layak mendapatkan penghargaan yang tinggi, juga sesuatu yang logis.
Sesudah berdialog cukup lama dan alot, akhhirnya sang pemilik bakery inipun mau menaikan harganya, dan omzetnya naik sangat pesat. Pemebeli juga tidak merasa terdholimi denga kenaikan harga. Justru mereka mengatakan, memang ssudah sesuai dengan kualitasnya.
Inilah yang dibahas dalam Gathering Women in Business hari ini. Gathering yang berlangsung di Master Office Action Coach Jawa Timur - bali di The Terrace TT 03-05 Pakuwon Trade Centre ini berlangsung mulai pkl 08.30 sampai 12.00 dan berlangsung meriah, diikuti 25 Women in business yang ada di Surabaya. Mereka adalah wanita-wanita pemilik bisnis skala menengah yang sudah exist.

Anda punya pertanyaan tentang bisnis anda, silahkan kirim ke email actionagung@gmail.com
(Business Relation Action Coach Agung Kurniawan)

0 komentar:

Posting Komentar