Senin, 27 Agustus 2012

Mental Block, Hambatan Public Speaking

Pusat Pelatihan Bisnis/Action Coach 28-08-2012 
Mental Block ternyata menjadi hambatan yang serius bagi seseorang untuk berani berbicara di depan public. Paling tidak, inilah yang diakui oleh sekitar 20 peserta belajar Public Speaking. Yang dimaksud mental block adalah keyakinan yang tidak mendasar dan tidak benar serta menyesatkan, tapi diyakini oleh seseorang. Sehingga dengan keuakinan yang menyesatkan ini, maka perilaku dan keputusan yang diambil juga menyesatkan dan menghambat kemajuan seseorang dalam kemampuan Public Speaking. Untuk lebih jelasnya tentang mental block ini, mari ikuti dialog saya dengan peserta belajar saya.

Ketika mereka saya tanya, kenapa mereka menjadi takut untuk berbicara di depan umum?. Jawaban mereka "karena takut diolok-olok sama teman-teman atau orang yang dikenalnya dan sedang melihat kita berbicara di depan umum. Peserta juga menjawab, takut berbicara di depan umum, karena diantara audience yang mereka kenal tentu akan berpikir tentang kita yang sok Percaya Diri karena nekat berbicara di depan umum". Saya kejar lagi peserta ini dengan pertanyaan "Apakah anda pernah diolok-olok teman anda waktu anda berbicara di depan umum? Dan apakah ada teman anda yang benar-benar secara verbal menyatakan pada anda, bahwa anda adalah orang yang sok Percaya Diri?. Semua peserta dengan serempak menjawab "Tidak pernah". Kemudian saya tersenyum dan diikuti tawa peserta belajar public speaking ini. Seakan-akan mereka mentertawakan diri mereka sendiri yang selama ini sudah menyakini sesuatu yang keliru dan tidak mendasar sama sekali.

Bayangkan saja, mereka takut diolok-olok dan dibilang sok Percaya Diri. Tapi mereka sama sekali tidak pernah mendapatkan perlakukan negatif itu. Bukankah ini merupakan keyakinan yang menyesatkan. Karena itu, keyakinan yang menyesatkan atau mental block ini harus dihilangkan dari benak peserta. Selama mental block ini masih bercokol di benak mereka, maka mereka akan kesulitan untuk bisa berbicara di depan public dengan indah. Begitu mental block ini hilang, maka seseorang akan benar-benar mencintai kegiatan berbicara di depan public.

(Business Relation Action Coach Agung Kurniawan photo/www.energikultivasi.wordpress.com)

0 komentar:

Posting Komentar