Pusat Pelatihan Bisnis/Action Coach 28-08-2012
Mental
Block ternyata menjadi hambatan yang serius bagi seseorang untuk berani
berbicara di depan public. Paling tidak, inilah yang diakui oleh sekitar
20 peserta belajar Public Speaking. Yang dimaksud mental block adalah
keyakinan yang tidak mendasar dan tidak benar serta menyesatkan, tapi
diyakini oleh seseorang. Sehingga dengan keuakinan yang menyesatkan ini,
maka perilaku dan keputusan yang diambil juga menyesatkan dan
menghambat kemajuan seseorang dalam kemampuan Public Speaking. Untuk
lebih jelasnya tentang mental block ini, mari ikuti dialog saya dengan
peserta belajar saya.
Ketika
mereka saya tanya, kenapa mereka menjadi takut untuk berbicara di depan
umum?. Jawaban mereka "karena takut diolok-olok sama teman-teman atau
orang yang dikenalnya dan sedang melihat kita berbicara di depan umum.
Peserta juga menjawab, takut berbicara di depan umum, karena diantara
audience yang mereka kenal tentu akan berpikir tentang kita yang sok
Percaya Diri karena nekat berbicara di depan umum". Saya kejar lagi
peserta ini dengan pertanyaan "Apakah anda pernah diolok-olok teman anda
waktu anda berbicara di depan umum? Dan apakah ada teman anda yang
benar-benar secara verbal menyatakan pada anda, bahwa anda adalah orang
yang sok Percaya Diri?. Semua peserta dengan serempak menjawab "Tidak
pernah". Kemudian saya tersenyum dan diikuti tawa peserta belajar public
speaking ini. Seakan-akan mereka mentertawakan diri mereka sendiri yang
selama ini sudah menyakini sesuatu yang keliru dan tidak mendasar sama
sekali.
Bayangkan
saja, mereka takut diolok-olok dan dibilang sok Percaya Diri. Tapi
mereka sama sekali tidak pernah mendapatkan perlakukan negatif itu.
Bukankah ini merupakan keyakinan yang menyesatkan. Karena itu, keyakinan
yang menyesatkan atau mental block ini harus dihilangkan dari benak
peserta. Selama mental block ini masih bercokol di benak mereka, maka
mereka akan kesulitan untuk bisa berbicara di depan public dengan indah.
Begitu mental block ini hilang, maka seseorang akan benar-benar
mencintai kegiatan berbicara di depan public.
(Business Relation Action Coach Agung Kurniawan photo/www.energikultivasi.wordpress.com)
0 komentar:
Posting Komentar