Pusat Pelatihan Bisnis/Action Coach 11-082012
Sekali ini lagi, terbukti bahwa Public Speaking dan Ilmu
komunikasi punya peranan penting dalam komunitasnya orang-orang yang
pintar. Di sini juga kembali terbukti, bahwa orang sepintar apapun,
tidak akan membawa manfaat bagi kemajuan masyrakat tanpa adanya suatu
komunikasi yang handal. Berikut peristiwanya.
Kepala Pusat Penelitian (P2) Oceanografi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Suharsono, menyampaikan bahwa penemuan-penemuan spesies baru tergolong banyak. Hanya saja, temuan-temuan tersebut tidak dikenal masyarakat umum. Dikatakan Suharsono, kurang tersosialisasikannya temuan-temuan baru itu dikarenakan komunikasi para penemu dengan masyarakat umum sangat minim. "Sebenrnya kita publikasikan, tapi masalahnya ada gap. Orang-orang taksonom punya komunitas sendiri, jadi hanya dipublikasikan di komunitasnya," katanya.
Sekali ini lagi, terbukti bahwa Public Speaking dan Ilmu
komunikasi punya peranan penting dalam komunitasnya orang-orang yang
pintar. Di sini juga kembali terbukti, bahwa orang sepintar apapun,
tidak akan membawa manfaat bagi kemajuan masyrakat tanpa adanya suatu
komunikasi yang handal. Berikut peristiwanya.Kepala Pusat Penelitian (P2) Oceanografi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Suharsono, menyampaikan bahwa penemuan-penemuan spesies baru tergolong banyak. Hanya saja, temuan-temuan tersebut tidak dikenal masyarakat umum. Dikatakan Suharsono, kurang tersosialisasikannya temuan-temuan baru itu dikarenakan komunikasi para penemu dengan masyarakat umum sangat minim. "Sebenrnya kita publikasikan, tapi masalahnya ada gap. Orang-orang taksonom punya komunitas sendiri, jadi hanya dipublikasikan di komunitasnya," katanya.
Selain
itu, menurut Suharsono, bahasa yang digunakan para penemu untuk
menyampaikan hasil temuannya cenderung sulit dimengerti. "Komunikasi
kita kurang, hasil penelitian kalau dibaca gitu saja nggak diketahui
orang, jadi harus diterjemahkan ke bahasa media," katanya.
Olehkarena
itulah, Suharsono menilai bahwa peran hubungan masyarakat dalam
menyampaikan informasi terkait hasil temuan sangat diperlukan."Selama
ini, publikasi kita langsung masuk ke majalah sains, internasional dan
nasional," imbuhnya.
Sebelumnya,
LIPI memperkenalkan 11 spesies biota laut baru. Spesies baru tersebut
ditemukan pada 2008 namun baru diluncurkan LIPI hari ini
(Business Relation Action Coach Agung Kurniawan/ photo alamendah.blogspot.com)//Kompas.com
0 komentar:
Posting Komentar