Jumat, 10 Agustus 2012

Pintar, Kurang manfaat tanpa Public Speaking

Pusat Pelatihan Bisnis/Action Coach 11-082012
Sekali ini lagi, terbukti bahwa Public Speaking dan Ilmu komunikasi punya peranan penting dalam komunitasnya orang-orang yang pintar. Di sini juga kembali terbukti, bahwa orang sepintar apapun, tidak akan membawa manfaat bagi kemajuan masyrakat tanpa adanya suatu komunikasi yang handal. Berikut peristiwanya.

Kepala Pusat Penelitian (P2) Oceanografi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Suharsono, menyampaikan bahwa penemuan-penemuan spesies baru tergolong banyak. Hanya saja, temuan-temuan tersebut tidak dikenal masyarakat umum. Dikatakan Suharsono, kurang tersosialisasikannya temuan-temuan baru itu dikarenakan komunikasi para penemu dengan masyarakat umum sangat minim. "Sebenrnya kita publikasikan, tapi masalahnya ada gap. Orang-orang taksonom punya komunitas sendiri, jadi hanya dipublikasikan di komunitasnya," katanya.
Selain itu, menurut Suharsono, bahasa yang digunakan para penemu untuk menyampaikan hasil temuannya cenderung sulit dimengerti. "Komunikasi kita kurang, hasil penelitian kalau dibaca gitu saja nggak diketahui orang, jadi harus diterjemahkan ke bahasa media," katanya.
Olehkarena itulah, Suharsono menilai bahwa peran hubungan masyarakat dalam menyampaikan informasi terkait hasil temuan sangat diperlukan."Selama ini, publikasi kita langsung masuk ke majalah sains, internasional dan nasional," imbuhnya.
Sebelumnya, LIPI memperkenalkan 11 spesies biota laut baru. Spesies baru tersebut ditemukan pada 2008 namun baru diluncurkan LIPI hari ini
(Business Relation Action Coach Agung Kurniawan/ photo alamendah.blogspot.com)//Kompas.com

0 komentar:

Posting Komentar