Senin, 23 Juli 2012

Bisnis ibarat pohon, Harus Tumbuh, Berhenti=Mati

Pusat Pelatihan Bisnis/Action Coach 24-07-2012
Bisnis harus tumbuh setiap saat. Harus tumbuh dan tumbuh, tidak boleh berhenti. Coach Hans Budiyono CEO Action Coach Surabaya menyatakan, bahwa bisnis itu identik dengan pohon. Artinya, pohon itu setiap saat terus-menerus tumbuh dan berkembang. Tidak ada pohon yang berhenti tumbuh. Karena kalau pohon itu berhenti tumbuh, itu artinya sama dengan awal dari kematian. Sebagai contoh, kalau poohon itu sudah tidak tumbuh lagi, maka pohon akan layu, daun mulai berguguran. Tapi tetap kelihatan hidup, sehingga orang tidak menyadari, bahwa sebenarnya itu adalah sebuha proses kematia pohon.
Demikian juga bisnis/perusahaan, terus-menerus harus tumbuh dan berkembang setiap saat kalau ingin bertahan hidup. Tidak boleh stagnan. Sama denga pohon, pada waktu bisnis kita stagnan/tidak tumbuh, maka sebenarnya bisnis kita sedang dalam proses kematian. Nah.... Celakanya, sebagian besar para pebisnis tidak menyadari tanda-tanda kematian bisnis ini. Dan kebanyakan, pebisnis baru menyadari kondisi semacam ini ketika tinggal satu langkah saja menuju kematian bisnis. Dus... ini artinya sudah terlambat dan tidak bisa ditolong lagi.  Karena bisnisnya pada saat tanda-tanda kematian usaha itu muncul, secara kasat mata memang masih dalam kondisi hidup. Administrasi masih jalan, keuangan juga masih jalan, pemasaran juga masih jalan, komunikasi dengan konsumen juga masih jalan. Tapi pada dasarnya, sudah mengalami penurunan daya tahan kesehatan bisnis.
Kondisi seperti ini jika tidak segera disadari oleh para pemilik bisnis, maka bisnis ini akan mengalami kematian. Ok... semoga bisnis kita hari ini dalam kondisi yang sehat semua.  
(Business Relation Action Coach Agung Kurniawan photo. rumahmetmet.com)

0 komentar:

Posting Komentar